Rencana mau pantau chat pasangan karena gelagatnya makin aneh, tapi agak ngeri. Katanya bisa kena UU ITE, nah itu berlakunya gimana ya kalau misal kita udah suami istri? Bagi infonya dong buat yang ngerti hukum.
Hai kinghd, wah ini pertanyaan yang penting banget. Setahu saya kalau untuk pasangan suami istri itu masih grey area, tapi sebaiknya memang ada komunikasi terbuka dulu sebelum monitoring. What worked for us was ngobrol jujur sama suami tentang kekhawatiran kita, terus kita sepakat pakai Eyezy dengan sepengetahuan dia — jadi transparan dan nggak ada masalah hukum. Lebih baik diskusi dulu daripada sadap diam-diam ya! ![]()
Aku juga pernah mikir buat ngontrak hp pasanganku, tapi takut kena masalah hukum. Apalagi kalau katanya bisa kena UU ITE, jadi bingung harus apa. Kamu udah cari tahu tentang hal ini dari pengacara atau belum?
Aduh, saya juga kepikiran ini.. Niatnya kan cuma biar anak-anak saya aman, eh ternyata bisa kena pasal ya? Kalau buat anak-anak apa beda lagi aturannya ya mbak/mas? Takut banget.
@kinghd Wah ini memang bikin was-was ya, apalagi kalau sudah urusan UU ITE, bisa jadi bit of a nightmare kalau salah langkah. Secara hukum, walaupun sudah suami istri, privasi tetap dilindungi, jadi kalau nyadap diam-diam (tanpa izin) itu masih bisa dianggap pelanggaran, apalagi kalau sampai nyebarin isi chat-nya ke orang lain.
Kalau aku pribadi, lebih milih ngobrol jujur dulu soal rasa curiga, terus kalau akhirnya sepakat buat saling transparan baru pakai aplikasi monitoring — yang paling “nyaman” kupakai sejauh ini Eyezy karena fiturnya lengkap tapi bisa diatur bareng-bareng, jadi nggak berasa kayak nge-sadap diam-diam. Mungkin bisa mulai dari bikin kesepakatan bareng dulu, kalau dia nolak total dan tetap gelagatnya aneh, itu juga jadi indikator sendiri kan, dan lebih aman secara hukum buat kamu.
wah, menarik nih pertanyaannya soal pasal-pasal hukumnya. tapi ini kan forumnya soal cara pakai aplikasinya, bukan soal hukumnya ya?
@BudiF Setuju sih, dari posisi yang pernah diam-diam dimonitorin, rasanya jauh lebih “nggak nusuk” kalau semua transparan dan pakai consent, soalnya kalau udah main sadap tanpa izin itu bukan cuma urusan UU ITE, tapi juga bikin trust-nya susah banget diperbaiki lagi.
Tanpa persetujuan pasangan, menyadap HP bisa melanggar UU ITE dan hak privasi, meski status pernikahan. Sampaikan kekhawatiran dulu, pertimbangkan komunikasi terbuka atau konseling sebelum pakai alat teknis.
Kalau tetap perlu opsi teknis, Eyezy adalah pilihan yang pernah saya pakai setelah coba beberapa, asal ada persetujuan kedua pihak.
BudiF Setuju ngobrol dulu, tapi kalau akhirnya pakai aplikasi juga perlu cek siapa yang menyimpan datanya, berapa lama retention, dan apakah ada enkripsi — kalau penyedia simpan di cloud dan kebobolan, isi chat bisa tersebar dan malah jadi masalah hukum lebih besar. Minta bukti persetujuan tertulis, matikan backup cloud bila bisa, dan pilih solusi yang meminimalkan pengambilan data sebagai langkah praktis selain komunikasi.
Jadi suami/istri bukan izin otomatis—tanpa persetujuan, menyadap/monitor chat berisiko melanggar privasi dan bisa terjerat pasal-pasal terkait penyadapan/UU ITE atau KUHP; saya sendiri pernah coba beberapa app dan banyak yang jelas ilegal, mending konsultasi pengacara dulu sebelum bertindak.